Kode Remote Universal Multi Guna Spesial Receiver - bagi anda yang menggunakan remot universal.( multi guna ), ini saya posting dikarenakan dari permintaan pengunjung, kebetulan lembaran kode remot receiver multi guna ini ada dan saya simpan, kalaupun anda yang kebetulan membutuhkan kode macam-macam receiver dengan multi remoet digital multi guna ini, anda bisa meliihat dan mencoba kode di bawah ini untuk merek reciver masing-masing. Sengaja saya share hanya untuk keperluan saya, apabila suatu saat lembaran rusak saya ada cadangan di blog ini. Dan barangkali saja ada sahabat atau siapapun yang googling mencari kode multi receiver digital ini silahkan cari kode-kodenya yang sesuai dengan receiver anda Caranya : Tentukan merek reciver yg di gunakan. Tekan SET pada remot sampai lampu indikator menyala. Masukan kode sesuai merek reciver. KODE REMOTE ALTERNATIF UNTUK RECEIVER KODE AKSES UNTUK RECEIVER ANDA No Recei...
Ekspose Hasil Pengawasan Sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban dalam proses pelaksanaan pengawasan/pemeriksaan yang dilakukan oleh Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP), produk Naskah Hasil Pemeriksaan (NHP) merupakan dokumen yang harus disusun dan dipertanggungjawabkan serta dikomunikasikan di antara pihak yang melakukan pemeriksaan dengan pihak yang diperiksa sebelum laporan akhir yang berupa Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) diterbitkan. Dokumen NHP tersebut merupakan bentuk lain Kertas Kerja Pemeriksaan (KKP) yang secara komprehensif dan akumulatif memuat semua hasil pemeriksaan yang ditulis pada setiap KKP dari setiap pemeriksa. NHP dituangkan dalam suatu naskah dinas yang menggambarkan nama pihak yang diperiksa, pihak yang memeriksa, dasar hukum pemeriksaan, waktu pemeriksaan, aspek pemeriksaan dan kerangka logis temuan sampai rekomendasi pemeriksaan . Kerangka logis tersebut meliputi: 1. Kondisi , yaitu pernyataan yang menggambarkan kesenjangan dan ketidakp...
Seseorang yang berkarier, pasti menginginkan kedudukan. Kalau bisa, mencapai kedudukan setinggi mungkin. Sehingga tidak selamanya menjadi bawahan, yang selalu diperintah atasan. Dengan menduduki jabatan tertentu, misalnya direktur ataupun supervisor, prestisenya naik dan mendapat penghargaan dari lingkungan kerja maupun keluarga. Akan tetapi, ada juga orang yang dalam kariernya belum siap menduduki jabatan tertentu yang dipercayakan kepadanya. Sehingga ketika dipromosikan memangku jabatan baru, misalnya menjadi direktur keuangan atau supervisor pemasaran, ia gelagapan. Segudang pertanyaan muncul dalam benaknya: ‘Mampukah saya?’ ‘Apakah pimpinan sudah pas memilih saya?’ ‘Bagaimana dengan rekan-rekan kerja, apakah mendukung saya, apakah mereka tidak menaruh dendam yang bisa membuat saya jatuh?’ Bila Anda termasuk orang yang sebenarnya mendapat kepercayaan dari atasan, tetapi masih ragu dan tidak enak hati menjalankannya, apa yang sebaiknya Anda lakukan? Cobalah untuk sejenak me...
Komentar
Posting Komentar